Minggu, 25 Mei 2014

Secarik Harta...

Orang paling miskin, katanya, bukanlah orang-orang yang tak memiliki harta atau materi apapun dalam hidupnya. Melanikan mereka yang sama sekali tak punya impian maupun sekadar bercita-cita. Antara cita-cita dan impian, saya pernah menyebutkan bedanya, kan? 

Terkadang ketika dalam keadaan agak sulit dan over-thinking, tanpa sengaja melihat beberapa coretan tangan (adik-adik saya) ini, saya kemudian tersadar dan berpikir, "Saya masih belum banyak melakukan apa-apa."

Pun, dalam banyak pertanyaan "kapan" kalian, saya tak pernah bisa menjawab yang pasti. Saya merindukan kalian. Ciyus. Atas alasan itu pula saya masih menyimpan carikan kertas yang dulu agak ogah-ogahan dikorbankan dari buku kesayangan kalian. :D. 

Saya juga baru-baru ini kembali bernostalgia dengan tulisan tangan. Saya menuliskan surat untuk orang yang saya tak kenal sama sekali, tanpa berharap memperoleh kiriman balik darinya. Toh, saya hanya ingin mengirim saja. Mengirim saja. Yah.

Selain itu, bukannya kalian akan berpisah ke kelas yang berbeda-beda, bukan? Nah, biarkan saja listing di bawah ini menjadi salah satu dari sekian banyak hal yang menunjukkan bahwa kalian "pernah-sekelas."

Manusia terlalu banyak mengeluh dalam hidup. Kita merasa telah melakukan banyak hal dan berharap mendapatkan hasil yang besar pula. Sementara, kita seharusnya sadar dan menerima bahwa tak semua usaha yang kita lakukan akan membuahkan hasil yang pantas pula. Ketika kita mengharapkan sesuatu dan berekspektasi terlalu besar pula, maka sebaiknya kita bersiap atas kemungkinan paling buruk dari tak mendapatkan apa-apa. Itulah mengapa setiap rencana selalu dilabeli huruf A, B, atau C. 

Oleh karena itu, untuk kalian yang pernah saya minta menuliskan cita-cita dan impiannya di secarik kertas, tiba saatnya saya akan menunjukkannya. Semoga, kelak, ketika kalian berusaha atas cita-cita dan impian itu, kalian tak lupa menyisipkan sikap "ikhlas" untuk kemungkinan-kemungkinan yang tak kalian sukai. Semoga, ada orang lain yang dengan senang hati membuka tangannya demi mewujudnyatakan cita-cita ataupun impian kalian. Karena meskipun kita dilahirkan sendiri, dan kelak akan dikuburkan sendiri, namun hidup seharusnya mengajarkan kita untuk tak menghadapinya sendiri.

Saya sengaja tak menyebutkan nama, kok. Biarlah kalian yang merefleksikan "nomor" kalian masing-masing. Maaf pula karena saya hanya menyimpan satu kelas ini. Kebalikannya, kelas yang satunya lagi, saya hanya menyimpan olok-olokan dan harapan yang dilayangkan buat saya, di akhir perjumpaan. Tapi itu sudah membuat saya tersenyum-senyum sendiri, kok. :)

#1
Cita-cita: Guru
Alasan: Ingin meneruskan perjuangan bapak
Impian: Ingin mempunyai kakak

#2
Cita-cita: Investor, Guru, Dokter = hanya ingin sendiri
Impian: Ingin menjadi penemu yang sangat hebat dan terkenal

#3
Cita-cita: Dokter
Alasan: Ingin mengobati orang yang sakit
Impian: Apabila menjadi wanita yang sukses, insya Allah ingin menaikkan orang tua ke tanah suci

#4
Cita-cita: Saya ingin jadi "AHLI HUKUM", karena mauka mencoba hal baru
Impian: 1) Naik haji sama keluarga, 2) Pergi ke Paris, 3) Akrab sama Kak *********h (kelas ******)

#5
Cita-cita: Dokter
Alasan: Ingin mengobati orang-orang sakit, terutama orang yang kurang mampu
Impian: Ingin ketemu sama idola saya (Super Junior), ingin keliling dunia dan menetap si Seoul, Korsel, dan terakhir ingin membahagiakan orang tua, menaikkan haji. Insya Allah.

#6
Cita-cita: Inspektor Farmasi Biokimia pertanian dan perikanan
Alasan: karena sebagai negara agraris dan saya sebagai warga negara Indonesia, maka saya bertekad memberdayakan potensi sumber daya alam Indonesia yang kaya akan sumber alam. Contohnya karet dapat diolah sendiri oleh Indonesia tanpa tangan negara asing.
Impian: Ingin melihat orang tua dan warga negara Indonesia tersenyum dalam bidang ekonomi pertanian dan perikanan dalam pengolahan sumber daya alamnya

#7
Cita-cita: Dokter
Alasan: Karena ingin menyelamatkan orang
Impian: 1) Mencapai cita-cita, 2) Nonton GG Tour

#8
Cita-cita: Saya mau jadi pembaca berita di tv
Alasan: Karena menurut saya pembaca berita itu profesi yang menyenangkan
Impian: 1) Saya ingin pergi jalan-jalan keliling dunia bersama keluarga saya dan menonton GG Tour di Seoul, 2) Tinggal di rumah yang mewah bersama keluarga (juga)

#9
Cita-cita: Dokter spesialis dalam
Alasan: Karena saya ingin mengobati orang sakit dan ingin membantu masyarakat yang tidak mampu
Impian: Ingin menjadi seorang wanita sukses dan ingin membahagiakan kedua orang tua saya. Itu jhy saya dech

#10
Cita-cita: Dokter
Alasan: Karena disuruh ortu sama mau membantu orang sakit sama memperbaiki masa depan, hahaha XD
Impian: 1) Mauka pergi umroh sama ortu :3, 2) Mauka akrab sama kakak kelas yang kumaui :3, 3) Mauka ketemu sama idolaku yaitu SMARTIST, 4) Mauka lulus dengan nilai baik, 5) Mauka dapat peringkat yang baik, 6) Mauka dikenal banyak orang, 7) Masih banyaaak tapi ndatau apa lagi --" -_- -,-

#11
Cita-cita: Jujur kak tidak punyaka' cita-cita. cita-cita kecilku banyak sekali kak. Waktu kecil mau skalika jadi Austronaut. Alasannya panjang. Tapi lucunya tidak pernahka mau jadi dokter. Sekarang kayak mauka jadi psikiater. Mauka tolong orang untuk merasakan "hidup". Mauka juga jadi penulis, musisi juga.
Impian: Selalu bahagia

#12
Cita-cita: Bidan
Alasan: Sesuai dengan keinginan orang tua
Impian: Jadi atlet bulutangkis. Alasannya karena jadi atlet bulutangkis dapay mengharumkan nama negara/ bangsa di mata dunia terus bisaki' juga keliling dunia

#13
Cita-cita: Ingin jadi dokter atau bidan/ perawat yang berhubungan dengan kesehatan
Alasan: karena suka dengan hal-hal yang berhubungan dengan kesehatan dan mengobati orang lain untuk membantu sesama yang membutuhkan. Insya Allah! :)
Impian: 1) Ingin membahagiakan orang tua dan bisa berkeliling dunia bersama ortu dan hidup sukses di masa depan. Amiin. 2) Ingin pergi lomba Biologi internasional di luar negeri.

#14
Cita-cita: Guru
Alasan: karena saya ingin mencerdaskan generasi muda RI :)
Impian: 1) Ingin menjadikan negara Indonesia menajdi negara seperti negara magic, kayak sekolahnya Harry Potter gitu :D *Gilaaaa.... tapi Aamiin ya Allah :), 2) Ingin ketemu sama Allah SWT, nabi, dan para malaikat Allah, 3) Ingin berlibur ke luar angkasa, 4) ingin mengelilingi dunia, 5) Dan masih banyak lagi :) :D

#15
Cita-cita: 1) Menteri Ekonomi, 2) Penulis
Alasan: 1) Ingin memperbaiki perekonomian Indonesia, 2) Saya ingin menjadi penulis karena saya ingin dikenang lewat tulisan saya.
Impian: 1) saya ingin mendaki hingga puncak gunung Mahameru, 2) Saya ingin menjadi seorang penulis besar yang menginspirasi banyak orang, 3) Ingin menghabiskan malam di kota romantis (Paris), 4) Saya ingin membeli salah satu pulau, dimana pulau tersebut hanya ada, saya, dan keluarga besar saya kelak

#16
Cita-cita: Saya ingin jadi guru atau direktur keuangan
Alasan: Guru, karena guru adalah pekerjaan mulia. Direktur keuangan, karena saya ingin menjadi orang yang sukses dan membanggakan orang tua.
Impian: 1) Saya ingin ke tanah suci Mekkah bersama keluarga dengan hasil jerih payah saya, 2) Saya ingin membuat masjid, 3) Saya ingin ke Paris, 4) Saya ingin seperti B.J Habibie

#17
Cita-cita: Pegawai Negeri Sipil
Alasan: Ingin berkarier di bidang politik dan mengikuti jejak orang tua saya yang cukup sukses di bidangnya.
Impian: Jika sukses nanti, saya ingin selalu membahagiakan orang tua saya karena hanya orang tua saya yang selalu menjadi motivator saya untuk sukses dan selalu bermimpi untuk bisa selalu keluar negeri untuk sekolah disana/ mencari ilmu disana.

#18
Cita-cita: Ingin jadi dokter
Alasan: karena keinginan sendiri mau jadi dokter dan disuruh juga sama orang tua.
Impian: keliling dunia, ingin ketemu artis Rihanna

#19
Cita-cita: Orang sukses
Alasan: Bosan jadi orang biasa-biasa saja
Impian: Keliling dunia
Alasan: Ingin merasakan indahnya hidup di negara lain.

#20
Cita-cita: 1) Pramugari, karena bisa keliling-keliling dunia, dan menurut saya itu menarik, 2) Guru, karena kemauan orang tua. Tapi kusuka ji juga. :) Kalau bisa jadi guru Bahasa Inggris *Amin 0:)
Impian: Bisa ke Korea Selatan terus menikah dengan orang Korea atau warga keturunan Korea *Jiaahhaha :) terus punya keluarga kecil yang bahagia. Aamiieen...

#21
Cita-cita: Dosen
Alasan: Karena ayah seorang guru, maka saya sebagai anak ingin lebih dari ayah. lebih tepatnya jadi dosen. =)
Impian: 1) Membahagiakan kedua orang tua, 2) Meraih hatinya si Dia :P, 3) Ingin ke suatu tempat berair yang belum pernah saya datangi.

#22
Cita-cita: Psikolog. Karena saya senang mengenali dan mengetahui karakter setiap orang. Sebab, setiap manusia itu mempunyai karakter yang berbeda-beda yang membuat setiap orang itu menjadi unik.
Impian: 1) Saya bermimpi suatu saat saya dikagumi dan dibanggakan oleh seluruh orang yang ada di dunia ini, 2) membawa semua orang yang saya sayangi terutama kedua orang tua saya pergi keliling dunia (mengunjungi semua tempat-tempat terindah di dunia), 3) Membangun menara terindah, tertinggi, termegah dan terelit di dunia.

#23
Cita-cita: Dokter
Alasan: Cita-cita dari kecil dan juga kemauan orang tua. Dan juga ingin membantu mesyarakat yang kurang mampu dalam pengobatan.
Impian: 1) Diner sama Iqbaal Dhiafakhri, 2) Tinggal di Paris.

#24
Cita-cita: Dokter Spesialis Anak *hohohohoho :D
Alasan: Menjadi dokter, menolong sesama, terutama di kalangan anak-anak karena pekerjaan mulia menjadi kaki tangan Allah O:)
Impian: 1) Mau bertemu dengan Super Junior *o*, 2) Menjadi pacarnya Kak xxx :D (Aminnn), 3) Menjadi warga negara Korea setelah kuliah S2, 4) Menaikkan Haji orang tua beserta keluarga, 5) Ingin mendapatkan juara 1 Biologi tingkat nasional, 6) Pengen punya adik kandung -_-


Nah, ketika kalian telah menuliskannya, secara sadar kalian telah berusaha menanamkannya di alam bawah sadar. Apa yang kalian tulis, adalah sebentuk doa di masa mendatang. Selamat menempuh jalan hidup masing-masing. #just believe it!


--Imam Rahmanto--

9 komentar:

  1. @Dwiyana Arifin Ckckckck....sudah komen di fb, komen lagi disini. Konsisten dong, mbak. konsisten... -_-

    BalasHapus
  2. klo komen d fb itu komennya muncul di timeline dan bnyak yg lihat kak -_-

    BalasHapus
  3. @Dwiyana Arifin Hahaha....malu2 pasti dibilang fansku. :P

    BalasHapus
  4. fans ? baru begini di kira mki nge-fans ckck

    BalasHapus
  5. pemilik rumah murka hahha... blm jga kta di suguhi teh sdh di suruh pulang adduh bagaimna ini... bukannya tamu adalah raja ? :D

    BalasHapus
  6. @Dwiyana Arifin Bukan, bukan. Harusnya tamu yang bawakan kue. Saya (dan kami) masih menunggu loh... ;)

    BalasHapus