Senin, 23 Desember 2013

Padamu Berkejaran di Bulan ini

Desember ini, orang-orang berbicara tentangmu. Menggerutu tentangmu.  Berharap kau tak menghalang-halangi keinginan mereka. Berdoa tanpa kau tahu untuk kepergianmu. "Tidak bisa melakukan apa-apa." Karena orang-orang sekaligus membencimu.

Desember ini, orang-orang berbicara tentangmu. Menyuarakan kesedihannya. Memetik satu-satu puzzle masa silamnya. Menata kembali kehidupan di waktu masih berteman dan menari-nari denganmu. "Ada damai yang menenangkan." Mereka suka. Dan orang lainnya memutuskan menyukaimu.

Lihatlah, Desember ini, orang-orang membicarakanmu! Di sosial media, kau jadi bahan gunjingan. Lebih trending malah dibanding Ratu Atut yang sengaja dibombardir media. Lebih memasyarakat ketimbang Jokowi yang selalu di-capres-kan. Kau dihujat, kau dipuja.

Desember ini, kau mengantarkan mereka menuju peraduannya. Sejuk, sejenak, beranjak menghitung berapa banyak kau terserak dari langit. Sebanyak itu pula mereka akan menghujani masa lalunya. Sedikitnya, kalimat-kalimat tersirat tercipta galau karenamu.

Desember ini, aku selalu menemukanmu. Bahkan ketika aku pongah memandang ke langit. Tak segan kau sudah menyambutku di pagi yang beku. Atau kau terkadang menjadi pengantar atas lelap tidurku.

Desember ini...
Biarkan saja berlalu. Orang menyukaimu, orang membencimu, aku tetap suka padamu.

Karena kau, hujan yang selalu bersenandung menantang tawa si teru-teru bozu yang malang....

Sumber: motuviget.com


Makassar, 23-12-2013
--Imam Rahmanto--

Tidak ada komentar:

Posting Komentar