Minggu, 14 Oktober 2012

Cappuccino dalam Gelas

Sumber: Google Search

Saya lebih senang ketika menikmati minuman panas, Cappuccino dengan menggunakan gelas kaca. Beberapa kali saya menikmatinya dari gelas-gelas plastik, baru benar-benar terasa perbedaan diantara keduanya.

Menikmati minuman panas melalui gelas kaca, memberi efek originalitas aroma yang jauh lebih baik ketimbang dari gelas plastik. Aroma minuman bakal lebih terasa dan suhunya pun lebih terjaga.

Berbeda ketika menyeduh minuman melalui gelas plastik, yang sebenarnya juga dilarang dalam kesehatan. Aroma minuman bakal tercampur dengan sedikit bau plastik akibat air panas yang menimpa plastik. Setebal apapun plastik, tetap saja sedikit mengurangi aroma asli dari minuman panas itu. Makanya tidak heran jika banyak ditemukan kafe-kafe atau warung kopi yang menyajikan minumannya dengan gelas-gelas kaca ataupun gelas porselen.

Setahu saya, hal-hal demikian juga bisa dijelaskan secara Fisika, kan?

Sebagai seorang Cappuccino lover, tentu saya agak sensitif dengan hal-hal seperti itu. Menyeruput minuman sambil menikmati aromanya bisa mendatangkan ide-ide segar bagi saya. Semakin nikmat, semakin mudah memikirkan ide-ide itu. Mungkin, agak mirip dengan efek yang dihasilkan oleh para pecandu rokok - tidak bisa berpikir keras tanpa menikmati satu batang rokok.

Yah, bagi saya, apapun makanannya, minumannya Cappuccino....

--Imam Rahmanto--

Tidak ada komentar:

Posting Komentar