Rabu, 11 Juli 2012

Kuburan Tak Lagi Menakutkan

Bila meninggal, sudah sewajarnya manusia akan kembali menghadap ke hadirat-Nya. Cukup jiwanya saja yang akan melanglang buana ke alam lain meninggalkan raga berkalang tanah. Dan tempat terakhir bagi raga yang tak lagi berjiwa (disebut jasad) adalah kuburan.

Tentu, tak ada satu pun orang yang tidak mengenal apa itu kuburan, meski hanya sebagian saja yang pernah melihatnya secara langsung. Karena pada dasarnya manusia kan takut dengan kematian. Maka ia pun (secara umum) takut dengan kuburan.

Akan tetapi, disini (Makassar), khususnya di sekitar kompleks tempat tinggal saya (kost) hal yang terjadi malah sebaliknya. Kuburan-kuburan yang mestinya disakralkan ataupun ditakuti justru dianggap tidak menakutkan bagi warga sekitar. Saya banyak menemukan kuburan-kuburan itu dijadikan tempat bersantai oleh warga. Ah, tidak hanya itu. Bahkan tanpa segan-segan (maupun hormat-hormat) mereka menjadikan lahan pemakaman itu sebagai tempat jemuran cucian-cucian mereka sehari-hari.

Entah bagaimana dengan daerah selain tempat saya. Di tempat Anda? Dari dua hingga tiga pemakaman yang pernah saya lalui, saya menjumpai kondisi yang serupa. Ada pula pemakaman yang sebenarnya sudah dibatasi dengan tembok beton sebagai pagarnya, namun keramaian tidak lepas dijumpai di depannya. Disanalah warga mendirikan beberapa lapak yang digunakan untuk menjajakan barang dagangannya. Semakin lama, semakin riuh menjelma menjadi sebuah pasar. Ckckck....

Akibatnya, warga sekitar pun tidak lagi merasa ketakutan dengan istilah "kuburan". Kuburan sudah tak ada bedanya lagi dengan tempat-tempat biasa lainnya. Paradigma berpikir lantas berubah. Berubah positif atau negatif??

"Ah, itu sih biasa," pikir mereka.

Entah, apakah kita mesti bangga dengan pertumbuhan penduduk Indonesia atau malah miris melihat "ketidaksopanan" masyarakat menganggap kuburan sebagai tempat "biasa". Ya, meskipun pemakaman merupakan tempat umum, tapi pada dasarnya tiap tempat umum memiliki adab masing-masing, kan? Rumah sakit, sekolah, jalanan, pasar, dan sejenisnya selalu memiliki tingkat penghormatan yang berbeda-beda. Ada tempat yang memang dikhususkan untuk ramai. Ada pula tempat yang keramaian menjadi hal yang sangat dilarang.

Kita semua tahu (khususnya yang beragama muslim) bahwa, pemakaman itu adalah tempat sakral yang harus dihormati, namun tidak secara berlebihan juga. Tidak seharusnya sebuah areal pemakaman dijadikan tempat keramaian, apalagi seperti pasar. Karena kuburan adalah tempat isitirahat terakhir jasad manusia, maka kita tidak semestinya mengganggu tempat peristirahatan orang lain. Biarkan setenang mungkin.... Ssst... 



--Imam Rahmanto--

Tidak ada komentar:

Posting Komentar