Senin, 07 Mei 2012

Berburu Buku Murah di Senen


Sebagai seorang yang gemar menulis, saya juga tidak boleh lepas dari membaca. Penulis yang baik adalah pembaca yang baik. Beberapa buku bacaan sudah banyak memenuhi lemari kamar saya. Targetnya, paling sedikit harus ada 20 buku koleksi saya.

Menurut kabar yang saya dengar, di Jakarta ada tempat yang menyediakan buku-buku murah. Maka tak mau ketinggalan, saya ingin berburu buku-buku murah disana, Pasar Senen. Yah, meskipun uang yang ada tidak mencukupi.

Buku-buku disana ternyata benar-benar murah. Tiap buku bahkan berselisih hingga 80% dari harga buku di toko aslinya. Jika kita biasa membeli buku seharga Rp60ribu si Gramedia, maka di Pasar Senen kita sudah bisa membandrol tiga buku dengan uang sebanyak itu. Benar-benar murah, kan?

Saya pun terkejut bercampur kegirangan ketika tahu perbedaan harganya. "Wah, seandainya saya punya banyak uang, sudah saya penuhi tas saya dengan selusin buku," gumam saya.

Akan tetapi, buku-buku yang dijajakan disana bukanlah buku-buku keluaran pabrik aslinya. Buku-buku tersebut merupakan hasil cetakan "sendiri" dari agen lain. Oleh karena itu, wajar, kualitasnya masih kalah dengan buku-buku yang sering kita temui di Gramedia.

"Yang penting bisa dibaca lah," ujar kawan saya menanggapi.

Terkadang, akan ditemui buku-buku yang lembarannya hilang, cetakannya buram, jilidannya kusut, isinya lecek, dsb. Kualitasnya memang masih dipertanyakan. Oleh karena itu, butuh ketelitian ketika membeli buku disana. Jangan asal beli. Pun, pandai-pandai menawar juga sangat penting. Saya, dengan uang Rp40ribu bisa membawa pulang dua buku (novel) keluaran terbaru. Setahu saya, harga di toko sekitar Rp70ribuan.

So, bagi yang ingin berburu banyak buku namun uang tak mencukupi, maka Pasar Senen bisa jadi tempat alternatifnya.


-Imam Rahmanto--



ImamR

Tidak ada komentar:

Posting Komentar